cara pasang aki mobil

Cara Pasang Aki Mobil untuk Mobil Non-Injeksi dan Injeksi

Mengganti aki memang tidak sulit. Kebanyakan pengguna mobil memilih untuk memasang sendiri aki yang telah dibeli dari bengkel. Meskipun tidak sulit, tetapi cara pasang aki mobil ini tentu tetap harus dilakukan secara benar.

Ada dua cara pasang aki mobil, yaitu untuk sistem non-injeksi dan memasang aki sistem injeksi. 

Cara Pasang Aki Mobil untuk Sistem Non-Injeksi

Ini dia langkah-langkah rekomendasi Otoklix.com untuk memasang aki secara benar pada mobil dengan sistem karburator.

1. Matikan mesin mobil terlebih dulu

Memasang aki pada sistem non-injeksi harus dalam kondisi mesin mobil mati. Apabila diperlukan, kamu bisa mencabut kunci dari lubang pengapian untuk memastikan tidak ada daya yang masuk ke aki. Kunci yang masih terpasang khawatir akan menimbulkan arus listrik dan percikan api.

2. Lepas kabel negatif pada aki

Langkah selanjutnya adalah mencabut kabel-kabel pada terminal aki. Cabut kabel negatif terlebih dahulu. Kamu bisa menggunakan alat seperti kunci untuk mencegah timbulnya percikan api. Terminal negatif ini biasanya disimbolkan dengan tanda minus (-) atau berwarna hitam. 

3. Lepas kabel positif pada aki

Setelah itu kamu bisa mencabut kabel positif yang bertanda plus (+) atau berwarna merah. Pastikan urutan melepas kabel benar ya karena bisa terjadi kerusakan pada sistem kelistrikan mobil jika urutannya tertukar.

Selanjutnya, jauhkan kedua kabel positif dan negatif. Jika bersentuhan atau menyentuh logam lain, kemungkinan bisa terjadi korsleting.

4. Mencabut aki

Setelah itu kamu bisa melepas atau mencabut aki dari mobil. Sebelum mencabut aki, kamu bisa memeriksa bracket dan melepaskan semua konektor aki pada bracket. Setelah memastikan semua penahan sudah lepas, baru aki diangkat dari wadah mesin secara tegak lurus.

Mengapa harus tegak lurus? Agar cairan aki tidak tumpah jika kamu menggunakan aki basah. Berat aki bisa mencapai 10 kg. Kamu bisa meminta bantuan orang lain untuk mengangkat aki dari wadah mesin.

5. Bersihkan terminal aki

Terminal aki mungkin kotor akibat debu, korosi, atau kotoran lain. Kamu bisa membersihkan terminal aki menggunakan cairan khusus, kaim emery, atau kertas ampelas halus agar terminal aki dapat bekerja maksimal untuk menghantarkan arus listrik. Kotoran pada terminal aki ini bisa menghambat daya listrik yang dihantarkan.

Hati-hati dalam membersihkan karena asam aki bersifat korosif yang berbahaya jika terkena kulit atau pakaian.

6. Memasang aki baru

Kemudian, kamu bisa memasang aki baru dengan cara menaruh aki di nampan dan memasangnya pada bracket. Setelah itu kamu bisa meminyaki atau melumuri terminal dengan minyak litium agar tidak berkarat.

7. Sambungkan kabel positif terlebih dulu

Berbeda dengan cara melepas aki, ketika memasang aki baru, kamu perlu menyambungkan kabel positif terlebih dahulu. Pasang kabel positif di terminal positif kemudian kencangkan menggunakan kunci inggris. Pasang juga terminal positif jika ada.

Perlu diingat kembali, pemasangan kabel positif dan negatif ini perlu hati-hati dan jangan panik ketika muncul percikan api. Percikan api ini akan berhenti ketika kepala aki sudah terpasang sempurna.

8. Sambungkan kabel negatif

Sama seperti memasang kabel positif. Setelah memasang kabel negatif, kamu bisa mengencangkannya menggunakan kunci inggris. Agar lebih aman, pastikan bahwa kabel negatif dan kunci inggris tidak menyentuh logam lain karena bisa menimbulkan sengatan listrik. 

9. Pengecekan kabel dan klem

Setelah semua kabel-kabel terpasang, cara pasang aki mobil selanjutnya adalah memastikan bahwa semua kabel dan klem sudah terpasang. Kencangkan apabila masih ada yang kendor. Kabel dan klem yang kendor ini bisa membuat mobil tidak mau menyala meskipun aki sudah terpasang.

10. Tutup kap mobil dan nyalakan mesin

Kemudian, tutup kap mobil dan coba nyalakan mesin mobil. Cara pasang aki mobil ini sudah selesai. Jika semua hal dilakukan dengan benar, mobil akan bisa menyala tanpa adanya masalah. Setelah mobil menyala, kamu bisa mengatur ulang jam, radio, dan sistem navigasi pada dashboard mobil.

Cara Pasang Aki Mobil untuk Sistem Injeksi

Mobil-mobil modern saat ini banyak yang sudah menggunakan teknologi full elektronik dan menggunakan ECU (Electronic Control Unit). Hal ini juga membutuhkan penanganan khusus saat mengganti aki.

Kesalahan dalam cara memasang aki mobil sistem injeksi bisa membuat mobil kehilangan memori jam, audio, macetnya power window, sampai dengan gangguan ECU.

Ini dia langkah-langkah cara pasang aki mobil sistem injeksi.

Cara memasang aki mobil injeksi saat mesin hidup

Mengganti aki pada mobil sistem injeksi bisa dilakukan dalam kondisi mesin hidup. Hal ini bisa dilakukan saat penggantian aki darurat.

  • Pastikan mesin dalam kondisi hidup
  • Kendurkan baut pada kedua kepala aki dan copot aki dari wadah mesin
  • Pasang kembali aki baru dengan benar

Cara pasang aki mobil yang benar dengan bantuan charger aki

Cara ini bisa dilakukan jika kamu merasa aki mobil mengalami kurang setrum. Tanda-tanda yang bisa terlihat misalnya lampu redup, klakson tidak nyaring, dan sebagainya. Charger aki ini dilakukan untuk meminimalisasi gangguan kelistrikan pada mobil.

Ini dia langkah-langkah memasang aki mobil dengan bantuan aki charger.

  • Menyalakan mesin mobil
  • Kaitkan kabel baterai charger pada kabel kepala aki untuk menjaga daya listrik
  • Lepaskan aki dari tempatnya dengan cara mengendurkan baut-baut pada kedua kutub aki
  • Pasang aki baru
  • Lepas kabel charger aki setelah pemasangan selesai

Itu tadi beberapa cara pasang aki mobil yang bisa kamu lakukan. Kalau kamu ragu bisa memasang aki dengan benar, kamu bisa menggunakan jasa bengkel terdekat untuk ganti aki.

Dengan fitur peta pada aplikasi Otoklix, kamu bisa menemukan 1.000+ bengkel berkualitas se-Jabodetabek. Otoklix akan mencarikan bengkel terdekat dari lokasimu, lengkap dengan peta yang langsung terhubung pada Google Maps.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *